TeoriAsam Basa Lewis, Struktur, Kelebihan dan Kekurangan, Keunggulan, Kelemahan, Kimia - Teori asam basa yang dikemukakan oleh Bronsted-Lowry lebih umum daripada Teori Asam Basa Arrhenius karena telah meniadakan pembatasan teori yang hanya berlaku untuk larutan dalam air. Tetapi masih ada beberapa reaksi yang tidak sesuai dengan konsep Bronsted-Lowry.
Reaksireversibel mengandung dua asam dan dua basa. Kita dapat menganggapnya berpasangan, yang disebut pasangan konjugasi. Ketika asam, HA, kehilangan sebuah proton asam tersebut membentuk sebuah basa A-. Ketika sebuah basa, A-, menerima kembali sebuah proton, basa tersebut kembali berubah bentuk menjadi asam, HA.
PihakTergugat I sesuai surat tanggal 15 Juli 2009 juga mengatakan dengan tegas telah terjadi kerusakan mesin induk sebelah kanan yang dikabarkan KKM pada tanggal 1 Juli 2009, hal ini jelas diatur dalam Pasal 40 dan Pasal 41 ayat (1) Undang-UndangNo.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, yang menyatakan sebagai berikut: Pasal 40 ayat (1) dan (2); 57
Teoriteori Asam Basa Menurut Para Ahli. Para ahli mengemukakan pendapatnya mengenai teori asam basa. Setiap ahli memiliki pandangan yang berbeda, sehingga menciptakan teori-teori asam basa. Berikut beberapa teori asam basa menurut para ahli. Kimia Dasar 2 Ed 3: Raymond Chang. 1.
. 1. Menurut teori asam basa Arrhenius, asam adalah …. A. Zat yang dalam air dapat melepaskan ion hidrogen, H+ B. Zat yang dalam air dapat melepaskan ion hidroksida, OH- C. Donor proton D. Donor pasangan elektron E. Akseptor pasangan elektron 2. Perhatikan senyawa berikut ini! I. HCl IV. CH3COOH II. HNO3 V. H2S VI. H2SO4 Senyawa di atas yang merupakan asam monoprotik adalah … A. I, II, III D. II, III, IV B. I, II, IV E. IV, V, VI C. I, III, IV 3. Perhatikan larutan-larutan di bawah ini! 1. air kapur 2. air jeruk 3. air sabun 4. air suling 5. larutan detergen Larutan yang dapat merubah warna kertas lakmus biru menjadi merah adalah… A. 1 D. 3 dan 4 B. 2 E. 4 dan 5 C. 1 dan 2 4. Dari persamaan di bawah ini asam sulfat yang bertindak sebagai basa Bronsted-Lowry adalah… A. H2SO4 + 2H2O → H3O+ + SO42- B. H2SO4 + H2S2O7 → H3SO4+ + HSO2O7- C. H2SO4 + H2O → HSO4- + H3O+ D. H2SO4 + CH3NH2 → CH3NH3+ + HSO4- E. H2SO4 → H+ + HSO4- 5. Basa konjugasi dari spesi H2PO3- adalah… A. H3PO3 D. HPO32- B. H3PO4 E. H2PO42- C. HPO42- 6. Menurut teori asam basa Lewis, basa adalah …. A. Zat yang dalam air dapat melepaskan ion hidrogen, H+ B. Zat yang dalam air dapat melepaskan ion hidroksida, OH- C. Donor proton D. Donor pasangan elektron E. Akseptor pasangan elektron 7. Dalam reaksi berikut ini, CN-aq + H2Ol → HCNaq + OH-aq CN- berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori… A. Arrhenius B. Bronsted-Lowry C. Bronsted-Lowry dan Lewis D. Arrhenius dan Lewis E. Arrhenius, Bronsted-Lowry dan Lewis 8. Pengujian sifat beberapa larutan dengan kertas lakmus. NO Bahan Larutan Perubahan Warna Lakmus Lakmus Merah Lakmus biru 1. Amoniak Biru Biru 2. Natrium Hidroksida Biru Biru 3. Garam Dapur Merah Biru 4. Air Aki Merah Merah 5. Air Jeruk Merah Merah 6. Amonium Merah Merah Berdasarkan data percobaan di atas, larutan yang bersifat asam adalah … A. 1, 2, 3 D. 3, 4, 5 B. 1, 3, 4 E. 4, 5, 6 C. 2, 4, 5 9. Data beberapa indikator dengan 2 jenis larutan yang diuji sebagai berikut. Indikator Trayek/Warna Larutan A Larutan B Fenolftalein 8,3 – 10 / tak berwarna-merah Tak berwarna Tak berwarna Metil Merah 4,2 – 6,3 / merah-kuning Kuning Kuning Bromtimol biru 6,0 – 7,6 / kuning-biru Kuning Biru Metil Jingga 2,9 – 4 / merah-kuning kuning Kuning pH larutan B adalah sekitar … A. 3 D. 9 B. 5 E. 10 C. 7 10. Derajat ionisasi dari larutan HCN 0,02 M jika diketahui Ka = 6,2×10-10 M adalah… A. 0,0176 % D. 0,276 % B. 0,176 % E. 0,762% C. 0,2 % 11. Larutan N2H4 0,3 M mempunyai Kb = 1,7×10-6 M, derajat ionisasinya adalah… A. 0,638 % D. 0,328 % B. 0,538 % E. 0,238 % C. 0,428 % 12. Perhatikan tabel Ka dari beberapa asam berikut. No Asam Ka 1 HA 6, 2 HB 7, 3 HC 1, 4 HD 1, 5 HE 1, 6 HG 7 HK 6, 8 HL 9, Berdasarkan tabel di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa urutan kekuatan asam adalah … A. HL>HE>HB D. HA>HG>HC B. HB H⁺ aq + Cl⁻ aq H₂SO₄ aq —> 2H⁺ aq + SO₄²⁻ aq Jumlah ion H⁺ yang dapat dihasilkan oleh senyawa asam disebut valensi asam. Berdasarkan jumlah ion H⁺ yang dilepaskan, senyawa asam dapat digolongan menjadi beberapa jenis yaitu 1. Asam monoprotik yaitu senyawa asam yang melepaskan satu ion H⁺ dalam larutan. Contoh HCl, HF, HBr, HCN, HNO₃ 2. Asam diprotik yaitu senyawa asam yang melepaskan dua ion H⁺ dalam larutan Contoh H₂S, H₂SO₄, H₂C₂O₄ 3. Asam triprotik yaitu senyawa asam yang melepaskan tiga ion H⁺ dalam larutan Contoh H₃PO₄ Basa adalah senyawa yang dalan air melepas ion OH⁻ Contoh reaksi ionisasi dalam air NaOHaq –> Na⁺ aq + OH⁻ aq KOH aq —> K⁺ aq + OH⁻ aq Jumlah ion OH⁻ yang dapat dihasilkan oleh senyawa asam disebut valensi basa. Berdasarkan jumlah ion OH⁻ yang dilepaskan, senyawa basa dapat digolongan menjadi beberapa jenis yaitu 1. Basa monoprotik yaitu senyawa asam yang melepaskan satu ion OH⁻ dalam larutan. Contoh NaOH, LiOH, KOH, NH₄OH 2. Basa diprotik yaitu senyawa asam yang melepaskan dua ion OH⁻ dalam larutan Contoh BaOH₂, CaOH₂ 3. Basa triprotik yaitu senyawa asam yang melepaskan tiga ion OH⁻ dalam larutan Contoh AlOH₃ Pada tahun 1923, Ilmuan yang bernama J. N. Bronsted dan T. M Lowry menyatakan bahwa Asam = donor pemberi proton ion H⁺ Basa = akseptor penerima proton ion H⁺ Contoh HCl aq + H₂O l ⇄ Cl⁻ aq + H₃O⁺ l Pasangan Asam Basa Konjugasi Basa konjugasi adalah asam yang telah memberikan proton Asam konjugasi adalah basa yang telah menerima proton Asam ⇄ basa akonjugasi + H⁺ Basa + H⁺ ⇄ Asam konjugasi ciri Selisih 1 H⁺ contoh H₂O dgn H₃O⁺ ; HCO₃⁻ dgn H₂CO₃ Asam Konjugasi H⁺ lebih banyak contoh H₂O –> asam konjugasinya H₃O⁺ Basa Konjugasi H⁺ lebih sedikit contoh H₂SO₄ —> basa konjugasinya HSO₄⁻ Tahun 1923, G. N. Lewis menyatakan Asam senyawa yang dapat menerima pasangan elektron akseptor Basa senyawa yang dapat memberi pasangan elektron donor Mempunyai pH 7 Mempunyai rasa pahit, licin Bersifat kaustik merusak kulit Dapat membirukan lakmus merah, sedangkan lakmus biru tetap biru Dapat menetralkan larutan asam Bereaksi dengan asam menghasilkan senyawa garam dan air Contoh Larutan Basa Kuat NaOH = natrium hidroksida KOH = kalium hidroksida BaOH₂ = barium hidroksida CaOH₂ = kalsium hidroksida MgOH₂ = magnesium hidroksida Contoh Larutan Basa Lemah NH₄OH = amonium hidroksida AlOH₃ = aluminum hidroksida FeOH₂ = besi II hidroksida ZnOH₂ = seng / zink hidroksida Persamaan reaksi adalah CN⁻ aq + H₂O l ⇄ HCN aq + OH⁻ aq basa 1 asam 2 asam 1 basa 2 Pasangan asam basa konjugasi adalah CN⁻ dan HCN H₂O dan OH⁻ Berlaku sesuai J. N. Bronsted dan T. M Lowry Asam = donor pemberi proton ion H⁺ Basa = akseptor penerima proton ion H⁺ Asam basa bronsted lowry Pasangan asam basa konjugasi Asam Basa Lewis ———————————————- Mapel Kimia Bab Larutan asam basa dan pH Kelas XI Semester 2 Kode Kata kunci asam, basa, lewis, arrhenius, bronsted lowry, asam basa konjugasi, pasangan asam basa konjugasi
PembahasanMenurut Bronsted-Lowry, asam adalah donor proton dan basa adalah aseptor proton . Ciri dari pasangan asam basa konjugasi yaitu senyawanya yang mirip dan hanya berselisih satu ion . Nama konjugasi dituliskan untuk senyawa di ruas kanan tanda panah pada persamaan reaksi. Dengan demikian, pada persamaan reaksi tersebut CN − a q + H 2 O l → HCN a q + OH − a q basa asam asam basa konjugasi konjugasi Dengan demikian, berlaku sebagai basa sesuai dengan teori asam basa dari Bronsted-Lowry. Jadi, jawaban yang benar adalah Bronsted-Lowry, asam adalah donor proton dan basa adalah aseptor proton . Ciri dari pasangan asam basa konjugasi yaitu senyawanya yang mirip dan hanya berselisih satu ion . Nama konjugasi dituliskan untuk senyawa di ruas kanan tanda panah pada persamaan reaksi. Dengan demikian, pada persamaan reaksi tersebut Dengan demikian, berlaku sebagai basa sesuai dengan teori asam basa dari Bronsted-Lowry. Jadi, jawaban yang benar adalah B.
ULANGAN HARIAN KIMIA KELAS XI MIA ASAM DAN BASA 1. Konsentrasi ion hidrogen dalam larutan yang p H-nya = 3 – log 2 adalah … A. 2 × 10 – 2 M D. 0,0001 M B. 3 × 10 – 3 M E. 0,003 M C. 2 × 10 – 3 M 2. Hasil percobaan warna lakmus dalam larutan sebagai berikut. Berdasarkan data di atas, maka larutan yang bersifat asam adalah … . A. 3, 5, dan 6 D. 1, 3, dan 6 B. 3, 4, dan 6 E. 1, 2, dan 6 C. 2, 4, dan 6 3. Jika p H larutan 0,01 M suatu asam lemah HA adalah 3,5 maka tetapan asam Ka adalah … . A. 1 × 10 – 3 D. 1 × 10 – 7 B. 2 × 10 – 3 E. 1 × 10 – 8 C. 1 × 10 – 5 p H larutan 0,74 gram CaOH2 Ar Ca = 40, O = 16, dan H = 1 dalam 500 mL larutan adalah … . A. 2 – log 4 D. 12 – log 4 B. 2 + log 4 E. 12 + log 4 C. 11 + log 4 5. p H larutan asam etanoat 0,3 M Ka = 2 × 10 – 5 adalah … . A. 3 – log 2 D. 2 – log 2 B. 1 – log 2 E. 5 – log 2 C. 4 – log 4 6. Menurut teori asam-basa Bronsted-Lowry, H 2 O akan bersifat … . A. asam terhadap NH 3 B. asam terhadap HCl C. asam terhadap CH 3 COOH D. basa terhadap NH 3 E. asam terhadap H 2 S 7. pada reaksi HCl + H 2 O → H 3 O + + Cl – , pasangan yang merupakan asam-basa konjugasi adalah ... . A. HCl dan Cl – D. H 3 O + dan Cl – B. H 2 O dan H 3 O + E. H 2 O dan Cl – C. HCl dan H 3 O + 8. Di antara spesi berikut, yang tidak mungkin berlaku sebagai asam Bronsted- Lowry adalah … . 4+ D. CO 32- 2 O E. H 2 CO 3 C. HCO 3- 9. Dalam persamaan reaksi CN – + H 2 O → HCN + OH – CN – berlaku sebagai basa, sesuai dengan teori … . A. Arrhenius B. Bronsted-Lowry C. Lewis D. Bronsted-Lowry dan Lewis E. Arrhenius, Bronsted-Lowry, dan Lewis 10. Di antara pernyataan berikut, yang kurang tepat tentang asam adalah ... . A. mempunyai rasa asam B. tergolong elektrolit kuat C. korosif D. dapat menetralkan basa E. mempunyai p H lebih kecil dari 7 11. Diantara kelompok asam berikut, yang bervalensi dua adalah … . A. asam nitrat, asam cuka, dan asam fosfat B. asam sulfit, asam karbonat, dan asam asetat C. asam nitrat, asam klorida, dan asam sulfat D. asam sulfat, asam sulfida, dan asam karbonat E. asam sulfat, asam fosfat, dan asam nitrat 12. Suatu 1arutan basa lemah MOH mempunyai konsentrasi 0,1 M. Jika tetapan ionisasi Kb basa lemah itu 10^-5 maka pH larutan itu adalah …. A. 3 D. 11
cn berlaku sebagai basa sesuai dengan teori